Ngobrol lagi nih soal kejadian di luar negeri setelah sebelumnya soal Misi Kemanusiaan Palaestina (Baca: Pasukan Elite Iran Siap Kawal Kapal Misi Kemanusiaan), kini kita bicara soal Pangeran Charles. Sudah lama kita tidak mendengar kabar mantan suami mendiang Putri Diana ini.
Pangeran Charles yang menganut agama Kristen ternyata diam diam tertarik juga mempelajari Al-Quran secara otodidak. Dalam kesempatannya kemarin pada acara di gedung Sheldonian Teater, dia mengatakan sesuatu hal yang cukup mengagetkan umat Islam, khususnya para mahasiswa Islam di Universitas Oxord yang menghadiri sebuah acara yang bertemakan “Islam and the Environment”.
Putera mahkota Kerajaan Inggris tersebut mengakui, mengikuti prinsip prinsip spiritual Islam akan dapat menyelamatkan dunia. "Islam selalu mengajarkan keseimbangan dan bila kita mengabaikannya sangat bertentangan dengan penciptaan," demikian Pangeran Charles.
Dalam pidatonya selama satu jam, Pangeran Charles juga berargumen bahwa kehancuran manusia dunia terutama bertentangan dengan Islam.
Entah apa karena acaranya yang bertemakan Islam atau memang dia menyadarinya. Namun ini merupakan pelajaran untuk semua Islam secara keseluruhan, Pangeran Charles yang tidak lama mempelajari Al Quran saja sudah dapat menyimpulkan seperti itu….Bagaimana dengan kita ????.
Semoga saja Pangeran Charles terus mempelajari Al Quran, walaupun secara otodidak.
Melanjutkan postingan sebelumnya (Baca: 6 Jam Kehidupan), kini O-bras akan sharing mengenai hambatan untuk menjadi kreatif. Seperti apa yang di katakana John C. Maxwell, seorang Leadership expert
If you embrace possibility thinking, your dreams will go from molehill to mountain size,
and because you believe in possibilities, you put yourself in position to achieve them.
“Jika Anda merangkul cara berpikir yang selalu melihat pada kemungkinan, maka perwujudan mimpi Anda akan berkembang dari kemungkinan yang hanya sebesar tahi lalat menjadi sebesar gunung, dan karena Anda percaya akan kemungkinan, Anda memampukan diri Anda untuk mewujudkan mimpi tersebut.”
7 Hambatan Untuk Menjadi Kreatif
Oleh: Prof. Roy Sembel,
Siapa bilang kreativitas hanya milik para seniman? Siapa bilang kreativitias
hanya milik orang muda? Siapa bilang orang sukses saja yang kreatif?
Menurut Carol K Bowman (Creativity in Business),
setiap orang memiliki kreativitas. Bahkan, mereka yang sudah di atas 45
tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan untuk menjadi kreatif.
Pendeknya, selama otak masih berfungsi, kreativitas masih mengalir dalam
diri seseorang. Lalu, jika demikian mengapa banyak orang belum mampu
memanfaatkan kreativitas mereka secara optimal?
Ternyata ada banyak hambatan untuk menjadi kreatif, 7 diantaranya dapat Anda
simak disini. Kenali hambatan-hambatan tersebut, siapa tahu beberapa
diantaranya dapat Anda temukan disini? Lalu ambilah strategi dan tindakan
untuk mengasah kembali daya kreativitas Anda.
Hambatan 1: Rasa Takut
"Mengapa kamu tidak mencoba cara baru saja untuk menyelesaikan pekerjaan ini
dengan lebih cepat?" "Ah, saya takut gagal. Kalau saya gagal atau salah,
saya pasti dimarahi, bos! Jadi lebih baik saya kerjakan saja sesuai dengan
yang diperintahkan." Yah, rasa takut
gagal, takut salah, takut dimarahi, dan rasa takut lainnya sering menghambat
seseorang untuk berpikir kreatif. Tahukah Anda bahwa Abraham Lincoln sebelum
menjadi presiden, berkali-kali kalah dalam
pemilihan sebagai senator dan juga presiden? Tahukah Anda bahwa Spence
Silver (3M) yang gagal menciptakan lem kuat, akhirnya menemukan `post-it'
notes?
Hambatan 2: Rasa Puas
"Mengapa saya harus coba sesuatu yang baru? Dengan begini saja saya sudah
nyaman." "Saya sudah sukses. Apa lagi yang harus saya cemaskan?" Ternyata
bukan masalah saja yang bisa menjadi hambatan.
Kesuksesan, kepandaian dan kenyamananpun bisa jadi hambatan. Orang yang
sudah puas akan prestasi yang diraihnya, serta telah merasa nyaman dengan
kondisi yang dijalaninya seringkali terbutakan oleh
rasa bangga dan rasa puas tersebut sehingga orang tersebut tidak terdorong
untuk menjadi kreatif mencoba yang baru, belajar sesuatu yang baru, ataupun
menciptakan sesuatu yang baru. Apple Computer yang
pernah menjadi nomor satu sebagai produsen komputer, pernah tergilas oleh
para pemain baru di industri ini karena Apple telah terpaku pada
keberhasilannya sebagai yang nomor satu, sehingga menjadi lengah untuk
menawarkan sesuatu yang baru pada target pasar sampai
perusahaan ini terhenyak dengan munculnya pesaing yang berhasil menggeser
kedudukan Apple. Namun, belajar dari kesalahan, Apple berusaha bangkit
kembali dengan produk-produk baru andalan mereka.
Hambatan 3: Rutinitas Tinggi
"Coba-coba yang baru? Aduh mana sempat? Pekerjaan rutin saja tidak ada
habis-habisnya." Apakah kalimat ini pernah Anda ucapkan? Jika ya, berarti
rutinitas pernah menjadi hambatan bagi Anda untuk memanfaatkan kemampuan
Anda untuk berpikir kreatif. Mungkin Anda perlu menyisihkan waktu khusus
untuk mengisi `kehausan' Anda akan kreativitas, misalnya baca buku tiap
minggu (anda bisa menemukan ide brilian yang bisa Anda adaptasi, atau
perbaiki), perluas lingkungan sosial Anda dengan mengikuti
perkumpulan-perkumpulan di luar pekerjaan Anda (siapa tahu Anda bertemu
dengan orang-orang yang bisa mendukung Anda ke jenjang sukses). Tahukah Anda
bahwa Mariah Carey sengaja menyisihkan waktu dari kegiatan rutinnya sebagai
penyanyi latar untuk memperluas pergaulannya? Mariah berusaha masuk ke
lingkungan pergaulan para petinggi di dunia musik internasional sebelum
akhirnya bertemu dengan produser musik yang bersedia mensponsori album
pertamanya yang langsung menjadi hit dunia?
Hambatan 4: Kemalasan Mental
"Untuk mencoba yang baru berarti saya harus belajar dulu. Aduh, susah.
Terlalu banyak yang harus saya pelajari. Biar yang lain saja yang belajar."
"Memikirkan cara lain? Wah, sekarang saja sudah banyak
yang harus saya pikirkan. Lagipula memikirkan cara baru bukan tugas saya,
biarlah atasan saya saja yang memikirkannya." Ini merupakan beberapa contoh
kemalasan mental yang menjadi hambatan untuk berpikir kreatif. Tidak heran
jika orang yang malas menggunakan kemampuan otaknya untuk berpikir kreatif
sering tertinggal dalam karir dan prestasi kerja oleh orang-orang yang tidak
malas untuk mengasah otaknya guna memikirkan sesuatu yang baru, ataupun
mencoba yang baru.
Tahukah Anda bahwa Thomas Alva Edison tidak berhenti berusaha untuk
memikirkan cara yang lebih baik dari eksperimen sebelumnya sampai puluhankali
sebelum akhirnya ia menemukan lampu pijar? Bayangkan apa
yang akan terjadi jika pada kegagalan pertama, Edison malas berpikir untuk
mengasah kreativitasnya dan melanjutkan ke eksperimen-eksperimen berikutnya?
Hambatan 5: Birokrasi
"Saya bosan menyampaikan ide lagi. Ide saya yang enam bulan lalu saya
sampaikan, belum ada kabarnya apakah diterima atau tidak?" Seringkali
karyawan atau pelanggan mengeluh karena ide atau usulan mereka tidak
ditanggapi. Hal ini bisa saja terjadi karena proses pengambilan
keputusanyang lama,
atau karena proses birokrasi yang terlalu berliku-liku. Kondisi seperti ini
sering mematahkan semangat orang untuk berkreasi ataupun menyampaikan ide
dan usulan perbaikan.
Biasanya semakin besar organisasi, semakin panjang proses birokrasi,
sehingga masalah yang terjadi di lapangan tidak bisa langsung terdeteksi
oleh top management karena harus melewati rantai birokrasi
yang panjang. Belajar dari pengalaman dan hasil studi di bidang manajemen,
banyak organisasi dunia yang sekarang memecah diri menjadi unit-unit bisnisyang
lebih kecil untuk memperpendek birokrasi agar
bisa lebih gesit dalam berkreasi menampilkan ide-ide segar bagi para
pelanggan ataupun dalam kecepatan mendapatkan solusi.
Hambatan 6: Terpaku Pada Masalah
Masalah seperti kegagalan, kesulitan, kekalahan, kerugian memang menyakitkan
. Tetapi bukan berarti usaha kita untuk memperbaiki ataupun mengatasi
masalah tersebut harus terhenti. Justru dengan adanya masalah, kita merasa
terdorong untuk memacu kreativitas agar
dapat menemukan cara lain yang lebih baik, lebih cepat, lebih efektif.
Tahukah Anda bahwa Colonel Sanders menghadapi kesulitan dalam menjual resep
ayam goreng tepungnya? Namun, ia tidak terpaku pada kesulitan tersebut, ia
memanfaatkan kreativitasnya sampai
akhirnya ia mendapat ide untuk menggunakan sendiri resep tersebut dengan
mendirikan restoran cepat saji dengan menu utama ayam goreng tepung. Idenya
ini terbukti manjur membukukan suksesnya sebagai salah
satu pebisnis waralaba terbesar di dunia.
Hambatan 7: "Stereotyping"
Lingkungan dan budaya sekitar kita yang membentuk opini atau pendapat umum
terhadap sesuatu (stereotyping) bisa juga menjadi hambatan dalam berpikir
kreatif. Misalnya saja pada zaman Kartini, masyarakat menganggap bahwa sudah
sewajarnyalah jika wanita tinggal di rumah
saja, tidak perlu pendidikan tinggi, dan hanya bertugas untuk melayani
keluarga saja, tidak usah berkarir di luar rumah. Apa jadinya jika
wanita-wanita hebat seperti Kartini, Dewi Sartika, Tjut Njak Dhien menerima
saja semua pandangan umum yang berlaku di
masyarakat saat itu? Mungkin Indonesia tidak akan pernah menikmati jasa yang
diperkaya oleh keterlibatan para wanita profesional, misalnya: mendapatkan
layanan dokter wanita, menikmati kreasi arsitek
dan seniman wanita, mendapatkan hasil didikan guru wanita, mengirim diplomat
wanita sebagai duta Indonesia, atau bahkan dipimpin oleh seorang presiden
direktur, bahkan presiden (pimpinan negara) wanita.
Kreativitas memang masih harus ditunjang dengan senjata sukses lainnya.
Tetapi, orang yang memiliki dan bisa mengoptimalkan kreativitas mereka bisa
menggeser mereka yang tidak memanfaatkan kreativitas mereka.
Lalu, bagaimana jika Anda mengalami hambatan untuk mengoptimalkan
kreativitas Anda? Tidak perlu panik. Kenali hambatannya, atasi, dan ambil
tindakan untuk mengasah kembali kreativitas Anda. Kreativitas
itu ibarat sebuah intan, semakin diasah semakin berkilau. Jadi sudah siapkah
Anda untuk membuat kreativitas Anda agar semakin berkilau?
Sudah lama O-bras tidak menampilkan postingan renungan. Kali ini O-bras akan sharing sebuah renungan yang berjudul "Enam Jam Kehidupan", postingan ini melanjutkan postingan renungan sebelumnya (Baca: Papan Peraturan Yang Langka di Jakarta)
Enam Jam Kehidupan
Sepasang suami istri hidup bahagia. Sejak 10 tahun yang
lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang
aborsi, karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh
seorang bayi. Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang
istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka
menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman2 dan sahabat2, dan
lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan
mereka.
Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi.
Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki2 dan
perempuan. Tetapi bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin
tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga
dapat mempengaruhi kondisi bayi laki2. Jadi dokter menyarankan untuk
dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2
nya.
Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami
maupun sang istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras untuk
tidak menggugurkan bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi
juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki2nya. "Saya bisa merasakan
keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak", kata sang ibu di sela
tangisannya.
Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada
pasangan tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah kehendak
Tuhan. Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan,
tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik
semua ini.
Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini. Mereka
mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan
banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi
mereka. Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak
sendirian. Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang
sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga
menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka
mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang
sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang
lain ?
Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan
bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus bersujud kepada Tuhan. Pada
mulanya, mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian
mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan
untuk menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan
punya rencanaNya sendiri.
Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat
untuk dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2
jam. Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika
sesuatu yang buruk terjadi pada Anne, mereka akan mendonorkan
organnya. Ada dua bayi yang sedang berjuang hidup dan sekarat, yang
sedang menunggu donor organ bayi. Sekali lagi, pasangan ini
berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi sebagai orang
tua, dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne. Pasangan
ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan
terjadi.
Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua
bayinya dengan selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut,
sang suami menggendong Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap
ayahnya, dan tersenyum dengan manis. Senyuman Anne yang imut tak
akan pernah terlupakan dalam
hidupnya.
Tidak ada kata2 di dunia ini yang mampu menggambarkan
perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa
mereka sudah melakukan pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi
Anne), mereka sangat bahagia melihat Anne yang begitu mungil
tersenyum pada mereka, mereka sangat sedih karena kebahagiaan ini
akan berakhir dalam beberapa jam saja. Sungguh tidak ada kata2 yang
dapat mewakili perasaan pasangan tersebut. Mungkin hanya dengan air
mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang berasal dari jiwa
mereka yang terluka..
Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki
kesempatan untuk melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap
bertahan hidup setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih
banyak bagi Keluarga tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan.
Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah enam
jam.....
Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran
organ. Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tsb
bahwa donor tsb berhasil. Pasangan tersebut sekarang sadar akan
kehendak Tuhan. Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia
berhasil menyelamatkan nyawa saudaranya. Bagi pasangan tersebut,
Anne adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil akan hidup
dalam hati mereka
selamanya...
Sumber : Gifts From The Heart for Women – Karen Kingsbury
Postingan renungan kali ini akan mencoba menjelaskan tentang “Apa yang Harus di syukuri Istri Kepada Suaminya “. Penjelasan ini hanya berdasarkan pemikiran saya saja, bagi anda yang mau sharing mengenai tema renungan kali ini seperti biasa tulis di bagian komen, baik itu yang sependapat ataupun tidak. Ok langsung saja.
Ketika Nabi Muhammad SAW melakukan Isra’ dan Mi’raj, Beliau melihat begitu banyak wanita yang menjadi penghuni neraka lalu Beliau bertanya kepada Malaikat Jibril mengapa penghuni neraka kebanyakan adalah wanita. Kemudian Malaikat Jibril berkata “ Itu semua karena wanita tidak pandai bersyukur kepada suaminya (dalam riwayat lain mengatakan wanita tidak pandai menjaga auratnya).
Mungkin ada beberapa istri yang menanyakan “Apa yang harus di syukuri dari suami”. Apakah karena suami mencari nafkah ?, mungkin si istri akan menjawab “saya juga bisa mencari uang bahkan bisa lebih banyak”. Apkah karena suami lebih pintar, mungkin si istri akan menjawab “ Tidak semua suami pintar, malah kebanyakan istri yang lebih pintar dari pria/suami”. Atau apakah karena suami memiliki tenaga yang lebih besar ?, mungkin si istri akan menjawab “Itu sih relatif”.
Lalu hal apa dong yang harus di syukuri istri kepada suaminya…..Tidak lain tidak bukan adalah sebagai pemimpin keluarga, dan itu tidak bisa di gantikan dengan cara apapun. Karena itu merupakan “cap” atau “label” yang mau gak mau, suka gak suka akan melekat kepada pria yang sudah menikah.
Kemuadian muncul pertanyaan, “ Lah terus apa hebatnya menjadi pemimpin keluarga, sehingga harus di syukuri oleh si istri ”. Suami sebagai pemimpin keluarga tidak hanya bertanggung jawab selama dunia saja tapi juga harus mempertanggung jawabkan kepemimpinannya di pengadilan Allah. Suatu pengadilan yang tidak ada pengacara, saksi apalagi Markus ( Makelar Kasus).
Tidak ada banding ke Mahkamah Agung dan juga tidak ada grasi dari Presiden. Setelah kita di jatuhkan hukuman, yang bisa di lakukan hanyalah “mengajak” orang lain untuk menemani kita.
Suami sebagai pemimpin keluarga tidak hanya mempertanggung jawabkan dirinya tapi juga istri dan anak anaknya. Di bisnis MLM atau bisnis online kita mengenal downline atau referral yang bisa memberikan tambahan keuntungan untuk kita, begitu juga halnya dalam keluarga, namun bedanya tidak hanya keuntungan (di baca : pahala) saja yang di dapat oleh suami tapi juga kerugian ( di baca: dosa ). Itu semua tergantung bagaimana si suami mendidik keluarganya.
Ketika sang anak di jatuhkan hukuman, tidak serta merta dia akan menerimanya, dia akan menutut pendidikan orang tuanya, bila sang ibu memang tidak benar mendidiknya maka dia pun akan menutut suaminya karena tidak benar mendidiknya. Lalu kepada siapa si suami akan menuntut…Semua kesalahan anak dan istrinya mau gak mau akan di panggul sendirian olehnya.
Dari seorang anak saja, si pemimpin keluarga bisa ketimpa kerugian 2 level (istilah viral marketing) yaitu istri dan anak. Belum lagi dari istrinya saja, ketika si istri meninggalkan shalat dan tidak menutup auratnya, si suami tentu akan mendapatkan kembali kerugian.
Mungkin si suami akan berkata “Loh saya kan sudah mengajarkan dan memperintahkannya, apa itu tidak cukup”. Tentu tidak cukup, selama wanita yang ada di samping anda masih berstatus istri anda, selama itulah dia menjadi tanggung jawab anda dan akan anda pertanggung jawabkan di “pengadilan” nanti.
Outside the 2012 issue is true or not but there are interesting thing when we consider the 2012 forecast. As we all know that "Resurrection" in 2012 based on the Mayan calendar calculations are finished in the year 2012. In addition, Scientists estimate of solar activity is also strengthen the forecast that great disaster will happen in the year 2012.
In fact, this issue has been raised in a movie called "2012". That film represent how a huge disaster that happened in the year 2012. The film is now losing its popularity with Avatar movie had become controversial in the world even among the scientists themselves.
But as I said before, there are both interesting and scary when we think more deeply about the 2012 incident. As we all know that the world society now destroyed, especially in the social field where the sex was out of control, injustice occurs every where, thieves in power, make this modern life is back to primitive times. It all happened due to our mistake to use wrong rules in our live, the results as we see now.
Then how to solve it………….If you are given a toy in the form of irregular block structures and you are asked to fix it, what would you do to finish it
Correct it one by one, removing one block and then placed into another place. If that's what you do how much time you need to finish it, if the size of its toy block was small may not matter, what if a large size and complex
The only way is to undermine that toys then build it again from the beginning. Like the state of society today, if only change laws or policies, how long the world community can live in balance, no more a social problem which makes the distance between the upper and lower classes.
Like it or not, the only way is large scale reforms to rearrange people's lives now. About its time, we all would not know it, we can only predict.
After that, we live with the rules or system that would not previously in use. But a system that has proven results, a system that can be used universally and not the result of common human tricks.
Setiap Jumat O-bras akan berikan postingan Renungan, semoga postingan tersebut bisa bermanfaat untuk anda.
Postingan kali ini berjudul “Tiga Serangkai”, agar lebih seru di harapkan anda bisa ikut serta dalam memberi komentar tiap postingan Renungan tentu masing masing dari anda mempunyai pendapat yang berbeda beda.
TIGA SERANGKAI
Seorang wanita keluar rumah dan melihat tiga orang laki-laki tua
berjanggut putih lebat sedang duduk di depan halaman rumahnya. Dia
tidak mengenal mereka. Dia berkata "Aku tidak mengenal kalian, aku
rasa kalian sedang lapar. Masuklah dan silakan makan di
dalam" "Apakah suamimu ada di rumah ?", tanya mereka. "Tidak", wanita
itu menjawab, "dia sedang keluar". "Kalau begitu kami tidak mau
masuk", jawab mereka.
Malamnya ketika sang suami sudah pulang, ia menceritakan apa
yang dialaminya tadi. "Beritahukan mereka kalau aku sudah pulang, dan
persilakan mereka masuk". Wanita itu segera keluar dan mengundang
ketiga laki-laki itu masuk.Tapi mereka berkata, "Kami tidak masuk
bersamaan ke dalam". "Mengapa ?", tanya si wanita. Salah satu dari
laki-laki tua itu menjelaskan, "Dia bernama Kaya," sambil menunjuk
salah satu temannya, dan berkata sambil menunjuk temannya yang
lain, "Dia bernama Sukses, dan aku Cinta". Kemudian dia
menambahkan, "Masuklah dan diskusikan dengan suamimu, siapa diantara
kita yang kau inginkan di dalam rumahmu".
Wanita itu masuk ke dalam dan memberitahu suaminya. Sang
suami sangat gembira dan berkata "Kalau begitu mari kita undang
Kaya. Biarkan dia masuk dan mengisi rumah kita dengan kekayaan !"
Sang istri tidak setuju. "Sayangku, kenapa tidak mengundang
Sukses ?" Anak kecil mereka yang mendengarkan pembicaraan mereka,
bangkit dari tempat duduknya dan memberikan pendapatnya, "Apakah
tidak lebih baik kalau kita mengundang Cinta ? Rumah kita akan
dipenuhi dengan Cinta !"
"Baiklah, kita laksanakan usul anak kita", kata sang suami
kepada istrinya. "Pergilah keluar dan undanglah Cinta". Si wanita
pergi keluar dan berkata kepada ketiga lelaki tua itu, "Siapa di
antara kalian Cinta ? Silakan masuk dan menjadi tamu kami".
Cinta berdiri dan berjalan ke arah rumah. Kedua laki-laki
yang lain juga berdiri dan mengikutinya. Si wanita terkejut dan
menanyai Kaya dan Sukses, "Aku hanya mengundang Cinta, mengapa
kalian masuk ?" Keduanya menjawab bersamaan, "Jika kau mengundang
Kaya atau Sukses, kami berdua akan tetap berada di luar, tetapi
karena kau mengundang Cinta, kemana ia pergi, kami selalu
mengikutinya. Dimana ada Cinta, selalu ada Kaya dan Sukses !!!"
Mungkin ini patut di contoh oleh anak muda zaman sekarang. Pangeran William bersama Seyi Obakin chief executive dari Centrepoint suatu badan amal untuk para tuna wisma, menghabiskan malamnya dengan tidur di jalan. Hal ini mereka lakukan untuk bersimpati dengan keadaan para penduduk Inggris sekarang yang banyak menjadi homeless atau tuna wisma.
Pangeran Wiliam mengatakan bahwa keterpurukan akibat resesi, mental kejiwaan yang turun, ketergantungan alkohol dan masalah keluarga menjadi penyebab masyarakat Inggris menjadi homeless. Dia berharap apa yang di lakukannya ini bisa merasakan lebih dalam penderitaan masyarakat homeless di Inggris.
Hal ini mengingatkan kita akan mendiang ibunya, Putri Diana. Beliau juga di kenal berjiwa sosial, selama menjadi Putri Istana beliau selalu mendedikasikan hidupnya untuk sosial sampai kematiannya pada tahun 1997.
Pada artikel websitenya, Obakin bilang kalau ide William untuk tidur di jalan sudah di rencanakan sejak bulan Maret, kemudian di kenal sebagai “sleeping rough” di Inggris.
Mudah mudahan kepedulian sosial seperti ini bisa juga di lakukan oleh masyarakat kita, khususnya para penjabat negara yang sekarang semakin jauh kepekaannya terhadap kehidupan sosial masyarakatnya.
Seperti yang kita tahu, pikiran alam bawah sadar memiliki kemampuan yang sangat besar di bandingkan dengan pikiran alam sadar. Cara berpikir ini sebenarnya sering kita pakai sewaktu kita masih bocah. Karena pentingnya cara berpikir ini, banyak tempat belajar pra sekolah yang menerapkan atau menggunakan teknik bermain yang mengoptimalkan pikiran bawah sadar anak anak. Para pengajar biasanya mendapatkan teknik tersebut dari seminar seminar pendidikan anak atau melalui buku.
Kita ambil contoh permainan gajah dan semut (kita flashback ke masa kecil dulu….). Masih ada yang ingat dengan permainan ini, anda yang sudah cukup tua (bagi yg merasa) bisa juga memainkannya dengan teman teman anda. Peraturannya cukup mudah, setiap instruktur bilang gajah maka harus bilang “Besar” dengan kedua tangan membentuk linkaran atau bola kecil. Begitu juga sebaliknya, ketika instruktur bilang semut, maka anda harus bilang “Kecil” dengan kedua tangan membentuk linkaran besar. Permainan ini bisa melatih kosentrasi dan ketangkasan anda yang tentunya berpengaruh pada pikiran alam bawah sadar anda.
Lalu bagaimana dengan gamelan. Kalau anda perhatikan cara bermain metalofon salah satu alat musik yang di pakai dalam pentas gamelan, prinsipnya hampir sama, anda harus melakukan 2 hal yang berbeda dalam waktu yang hampir bersamaan. Sebelum memukul piringan atau lempengan gamelan dengan tangan kanan, tangan kiri anda harus memegang piringan atau lempengan yang sudah di pukul, agar suara akibat getaran tidak terusberbunyi, sehingga setiap nada atau suara dapat terdengar jelas. Untuk melakukannya dengan cepat, tentu anda harus mempunyai kosentrasi penuh.
Anda bisa mengajarinya kepada anak anda sebagai alternativ permainan mereka, sehingga kemampuan mereka untuk kosentrasi bisa meningkat.